Wisata Gunung Bromo Jawa Timur Gunung Bromo, salah satu ikon wisata alam terpopuler di Jawa Timur. (Ilustrasi)

PANDUAN LENGKAP MEMILIH DESTINASI WISATA JAWA TIMUR 2026

Wisata kota dan budaya Jawa Timur berpusat di Surabaya dan Malang yang menyimpan bangunan bersejarah, museum, serta situs peninggalan kerajaan masa lampau.

Apa Saja Wisata Sejarah yang Ada di Surabaya?

Wisata sejarah di Surabaya meliputi kawasan kota lama, museum, dan monumen yang berkaitan dengan peristiwa perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Kawasan kota lama Surabaya menyimpan bangunan-bangunan bergaya kolonial yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Selain itu, Surabaya juga memiliki sejumlah museum yang menampilkan koleksi terkait sejarah perjuangan serta monumen yang menjadi simbol peristiwa penting bagi kota ini.

Wisata sejarah di Surabaya umumnya dapat ditempuh dalam waktu satu hari karena lokasi-lokasinya relatif berdekatan di area pusat kota.

Apa yang Membuat Kota Malang Menarik bagi Wisatawan?

Kota Malang menarik bagi wisatawan karena suasana udara sejuk, bangunan kolonial, serta identitasnya sebagai kota pendidikan yang tenang.

Kawasan sekitar alun-alun Kota Malang menyimpan sejumlah bangunan bersejarah yang mencerminkan arsitektur era kolonial.

Selain itu, Malang juga dikenal dengan suasana kota yang lebih tenang dibandingkan Surabaya, menjadikannya pilihan bagi wisatawan yang mencari pengalaman jalan-jalan santai sambil menikmati kuliner khas setempat.

Di Mana Saja Situs Peninggalan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur?

Situs peninggalan Kerajaan Majapahit di Jawa Timur umumnya tersebar di kawasan Trowulan, Mojokerto, yang dianggap sebagai pusat kerajaan pada masa lampau.

Kawasan ini menyimpan sejumlah situs candi serta museum yang menampilkan artefak terkait kehidupan pada masa Kerajaan Majapahit.

Situs-situs tersebut menjadi daya tarik bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah kerajaan Nusantara dan sering dipadukan dengan kunjungan ke kota-kota terdekat.

Alun-Alun Malang Alun-Alun Kota Malang, salah satu titik kumpul warga dan wisatawan. (Ilustrasi)

Bagaimana Cara Menggabungkan Wisata Kota dengan Wisata Kuliner?

Cara menggabungkan wisata kota dengan wisata kuliner adalah dengan memilih rute perjalanan yang melewati kawasan pusat kota sekaligus area yang dikenal dengan kuliner khas setempat.

Baik Surabaya maupun Malang memiliki kawasan kuliner yang dapat dikunjungi setelah menjelajahi situs sejarah, sehingga wisatawan dapat menikmati pengalaman budaya sekaligus cita rasa lokal dalam satu rangkaian perjalanan.

Menyusun itinerary yang memadukan kunjungan situs sejarah pada pagi atau siang hari dengan wisata kuliner pada sore atau malam hari umumnya menjadi pola yang efisien bagi wisatawan.

Kesimpulan

  • Alokasikan waktu satu hari penuh untuk menjelajahi kawasan kota lama Surabaya.
  • Nikmati suasana Kota Malang dengan berjalan kaki di sekitar kawasan alun-alun.
  • Kunjungi kawasan Trowulan bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah Kerajaan Majapahit.
  • Padukan kunjungan situs sejarah dengan wisata kuliner khas setempat.

FAQ

Daya tarik utama wisata sejarah di Surabaya terletak pada kawasan kota lama serta monumen yang berkaitan dengan sejarah perjuangan kemerdekaan.

Kota Malang dikenal sebagai kota pendidikan karena memiliki banyak institusi pendidikan serta suasana kota yang mendukung kegiatan belajar.

Pusat situs peninggalan Majapahit umumnya berada di kawasan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.
Rendy
RENDY

Seorang penulis artikel yang sudah berpengalaman di dalam dunia wisata outbound Batu Malang

ARTIKEL TERKAIT